Rabu, 30 Maret 2011

Pulau Komodo Terancam Terdepak dari Tujuh Keajaiban Dunia

Indonesia terancam tidak masuk dalam tujuh keajaiban dunia. Pasalnya, posisi Taman Nasional Komodo (TNK) anjlok di posisi 16. Padahal, TNK adalah satu-satunya tempat wisata andalan Indonesia yang masuk 28 nominasi tujuh keajaiban dunia.
Sayembara penetapan tujuh keajaiban dunia digelar oleh Yayasan New7wonders. Hasil sementara polling yang terekam tadi malam (30/3), TNK berada di posisi 16. Pemerintah dituntut lebih gencar lagi mempromosikan TNK, sehingga bisa masuk di posisi tujuh besar. Jika tidak, usaha yang sudah dilakukan selama ini nihil.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik belum mau berkomentar banyak tentang posisi TNK tersebut. Ditemui setelah Resepse Hari Film Nasional kemarin (30/3), Wacik menjelaskan masih menunggu hasi akhri perhitungan tersebut. "Itu masih belum hasil akhir," tandasnya. Penetapan tujuh keajaiban dunia, akan diputuskan dalam malam final pada 11 September depan.
Posisi TNK sebagai kandidat tujuh keajaiban dunia memang sering memicu polemic. Sebelumnya, pemerintah Indonesia dikejutkan dengan sikap panitia yang mengancam mencoret TNK. Penyebabnya, pemerintah menolak menjadi tuan rumah malam puncak penentuan tujuh keajaiban dunia. Alasannya, pemerintah ogah mengeluarkan uang Rp 20 miliar untuk penyelenggaraan acara tersebut.
Pemerintah sempat dibuat cemas dengan ancaman tersebut. Bahkan, Wacik sudah menyiapkan kuasa hukum internasional jika ancaman dari yayasan New7wonders tersebut benar-benar terjadi. "Tapi posisi Komodo (TNK, red) masih ada hingga sekarang," tandasnya.
Karena tidak jadi dicoret, PR Indonesia saat ini adalah kembali menggenjot promosi TNK. Sebab, dengan promosi tersebut diharapkan bisa mendongkrak pemilih TNK sebagai kandidat tujuh keajaiban dunia. Kemenbudpar sendiri sudah menjalankan program promosi dengan nama Vote Komodo. Meskipun saat ini berada di urutan ke-16, pemerintah yakin posisi TNK bisa terdongkrak.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar